Pages

Thursday, June 27, 2013

Resep Pisang Molen

Hmm... Beberapa hari ini aku lagi suka masak - masak. Bikin - bikin snack gitu. Seru juga ternyata. Nahh, setelah sempet bikin Steak Tahu-Tempe Saus Lada Hitam sama Kroket Kentang, aku baru sadar kalau mengabadikan gambar itu sangat penting.

Ya kan? Nggak akan ada yang percaya kalau kamu udah berhasil bikin itu semua kalau nggak ada bukti, Em.

Akhirnya, layaknya chef pro, aku bikin snack baru lagi (padahal udah banyak yang buat) . Sekrarang yang manis - manis, nih, yaitu Pisang Molen! yeah!


Berhubung di rumah bahannya minim, resepnya aku modifikasi sendiri. Biar bahan minim tapi rasa maksimal! Simple, renyah, deliciouso! Here we go...

Bahan:
Terigu                250gr
Gula Pasir          50gr (haluskan dulu)
Garam                1/4 sdt
Telur                  1 butir (kuning telurnya aja)
Margarin            60gr
Air hangat          secukupnya, kurang lebih 50cc
Pisang Raja        kurang lebih 9 buah (tergantung ukurannya mau seberapa, sih)

Cara Membuat:
1. Campur terigu, gula, dan garam. Aduk hingga rata. Masukkan kucing telur dan margarin. Tuang air sedikit - sedikit sambil diaduk sampai adonan kalis.
2. Balut pisang dengan adonan dengan ketebalan 2mm, panjang dan lebar disesuaikan sama ukuran pisangnya. Pokoknya bikin balutan pisangnya cantik.
3. Goreng pisang molen dengan api sedang sampai kecoklatan. Usahakan semua bagian molen tercelup minyak.
4. SAJIKAN!

Tips:
1. Pakai margarin atau mentega terserah nggak apa.
2. Kalau pengalamanku kemarin, pisang rajanya dibelah memanjang jadi 2, masing - masing potongan pisang dibagi  2 lagi, jadi bisa bikin 4 potong molen satu pisang.
3. Menipiskan adonan bisa pakai benda yang simple aja, yang penting datar.
4. Terbukti! Didiamkan semalem masih renyah!
5. Selamat Mencoba!

Thursday, June 20, 2013

A Day Before The Result Day

JUNE 20, 2013
a year ago, there's a sily video. you have to check it on youtube. we made it for your 16 birthday but the fact you haven't watched it yet. go visit youtube and type happy birthday nate in han yi.


Today I became a very naughty giril hehe. I went to school at 10 A.M after finishing the birthday card for a Maduranese-Chinese girl who celebrated her 17th birthday. Yeah, I made a conspiracy with Ebil to douse her with mineral water before we give the present. You can see the happy face after her hair wet, right? I'm sure you haven't took a shower yet, Nat. You should be grateful to me :p


Then, we left Nate with her 'lepek' hair and did the next naughty project. Hoho, we made this for you!

Happy reading! We're waiting for your post on Blog, Nat!Anyway thanks for making me so full with many delicious dishes today. Congratulations you've also finally recognized as citizens of NKRI!



D-1. Bismillah for the report. Allah will give the best for us. Amin.

Wednesday, June 19, 2013

BVS Seru! (Bagaimana Cara Sebuah Berita Tayang di TV)

Bagi yang nggak tau BVS itu apa, sekarang saya akan jelaskan semampu saya. Sebenernya saya juga nggak tau persis BVS itu apa. Tapi menurut saya, BVS itu adalah hadiah jalan - jalan dari ekskul BEOB ke Surabaya gratis buat saya. Gratis. Sekali lagi, GRATIS.

Berawal dari 'nongkrong' bareng anak - anak Illusion yang lagi sibuk menyelesaikan tugas monopoli matematika di sepanjang lorong menuju toilet cewek, Mamsgot yang sibuk ngedumel sendiri sangat mengundang ke-kepo-an.

"Kenapa, sih, Mams?" Aku dan Aiz duduk melingkar dengan Mamsgot.

"Hasshh.. Hadu itu lhoo," Mamsgot tetap ngedumel menatap HPnya. "Eh, kalian mau nggak ikutan BVS? Ke Surabaya. Insya Allah jam 6 sampe Smanti lagi. Miera sama Elin udah bayar tapi ngga jadi ikut. Jadinya gratis, kok."

Dengan pasang muka sok jual mahal yang aduh-bisa-ikut-nggak-ya-jadwal-gue-padet-nih sementara mamsgot mengeluarkan jurus puppy eye (padahal yo engga, biar cerita lebih greget ae), singkat cerita aku dan Aiz sudah ongkang - ongkang duduk di bus.

Di jidat kami terpampang tulisan BEOB Gadungan.

Awalnya canggung deh ya, aku dan Aiz masih pake seragam sendiri. Sedangkan yang lainnya sudah necis pakai kemeja gahoel dan pasti sudah mandi, sudah pake facial foam, sudah sikat gigi.  Nggak tahu malu. Tapi untungnya, entah kenapa setiap kami melirik Mamsgot dengan tatapan canggung-nih-mams, dia selalu bilang, "Tenang aja, nanti ada Adis, kok."

Mungkin niat mamsgot mau bilang kalo BEOB gadungannya nggak berdua, tapi bertiga jadi kami disuruh rilek. Tapi, begitu Adis dateng, kayaknya mamsgot lebih niat buat bilang ada yang lebih nggak tau malu daripada kami, jadi nggak tau malunya bertiga (?)

Singkat ceirta, kami berangkat pukul 13.30 dan sampai di Surabaya 3,5 jam kemudian. Uwooh rasanya kampung sekali ketika bus menurunkan kami di depan Gedung Graha Pena.