Pages

Sunday, November 3, 2013

alhamdulillah ya Allah


Pagi ini bener - bener merasa SMA.

Yupp, alhamdulillah sukses lomba hari ini. Berjuta terimakasih buat Allah, keluarga, dan teman - teman yang mendukung kami di lomba ini.

Memang, sih, kami datang tanpa suporter sama sekali. Asing. Di dominasi oleh sebuah SMA yang slogannya 'learn today, lead tomorrow'. Sisanya adalah dari sekolah lain yang setidaknya punya seorang guru pembimbing. Awkward. Dan satu - satunya anak smanti selain kami adalah... seorang ketua ForumAnak Malang, Mbak Astri. Itupun hanya sekedar kenal, nggak akrab. Hiks.

Pada pukul 09.30, kami para peserta lomba yang sudah diseleksi di tahap sebelumnya dikumpulkan di RuangSidang Majapahit Balkot Malang. Insya Allah siap presentasi setelah beberapa hari sebelumnya digembleng oleh Bunda Fatin. Berkali - kali aku dalam hati bilang, "Sukses. Sukses. Insya Allah. Bisa. Bisa. Sukses."

Kami mendapat nomor urut 3. Berkali - kali aku mencoba tersenyum, kayak anak paski biar nggak tegang. Tak perlu menunggu lama untuk giliran kami tampil. Setiap kata mulai dari salam pembuka, latar belakang, hingga penyampaian isi mengalir begitu saja.

Namun, ternyata kami salah memperkirakan durasi presentasi. Kemarin, panitia memberikan durasi 15 menit untuk tiap presentasi. ternyata, karena ada suatu hal, tiap perserta hanya diberi waktu 10 menit.

"Maaf, waktu habis," kata moderator. Habislah kami.

Tiba - tiba, salah seorang dewan juri minta supaya presentasi kami dilanjutkan. Otomatis lega banget. Karena, secara nggak langsung, itu artinya dewan juri tertarik dengan presentasi kami. Hingga sesi tanya jawab, semua dapat kami lakukan dengan maksimal. Alhamdulillah...

Setelah semua penampil presentasi, saatnya waktu ishoma. Nah, kami memutuskan untuk ishoma di smanti agar bisa lebih nyaman dan leluasa. Nanti, pukul 13.30, kami akan kembali lagi ke balkot untuk mengikuti penutupan dan pengumuman pemenang.

Nah, setelah ishoma selesai, kamipun segera kembali. Memang, sih, sebenernya agak nelat dengan alasan kekenyangan, nggak kuat jalan wkwk. Ketika dalam perjalanan menuju balkot, sayup - sayup terdengar nama alamamater kami disebut. Kyaaaa!!!

"Yak!! SMAN 3 Malang!"

"Mana ini perwakilan dari SMAN 3 Malang??"

...............

Kriiikkk ternyata udah pengumuman pemenang, sementara kami masih dalam perjalanan. Alhasil, kami langsung lari sekuat tenanga, memasuki balkot. Begitu melihat MC, kami langsung memberi kode bahwa kami dari SMAN 3 Malang.

"Nah, ini dia juara kita!!" seru MC lantang. Semua tepuk tangan. Kami bingung dan canggung banget. Setelah itu kami naik panggung dan sesi foto bareng.

"Selamat, ya, juara 1 dari SMAN 3 Malang......."

Kami... juara... 1.....

Alhamdulillah ya Allah!

Thursday, October 17, 2013

I pray not for a lighter load but a stronger back


aminn

Sunday, September 15, 2013

How Parents Treat Their Son

Hmm this Saturday was unexpectable. That afternoon, Nabel, my old friend in Elementary School called me that she will visited my house. Then, she came at 5 p.m.


"I wanna tell you a long story," she said. "Today is Mr. G birhtday and I wanna make a surprise for him. I know your home is not really far from him. Will you accompany me?" *puppy eye*

You know, it's hard to rejected it when your old best friend came for a super special mission. Then, as you can expected, I said, "SURE."

FYI, Mr. G is Nabel's bf but I have never met him yet. So I just know Mr. G from Nabel's stories that she always told to me.

After Maghrib, we went to Mr. G house by motorcycle. Nabel brought a ball-birthdaycake and a huge box for the gift. I was little bit nervous because I was the stranger one in that mission.

Mr. G house was still quiet when we came. His daddy welcomed us and asked to come in. I saw many paintings covered the wall. My first impression was like, "Hmm eccentric family.."

Apparently, Nabel already planned this surprise with Mr. G's parents. Feeling uncomfortable at the first. But it's not took a long time untill we can laugh together. After that, his mommy came with his old-brother who gifted special world from God. They told me that his old brother just wanna tell everyting by painting. I could understand it.

Short story, the surprise failed because Mr. G suddenly came home and caught us currently negotiating about it. LOL.

I thought it will be awkward time after that. But Mr. G's parents made the warm atmosphere. They're so noisy but could understand what teenagers wanted. (if you know that Mr. G was the quietest person)

Mr. G's parents are really support their son with Nabel. Sometimes they made jokes but also care in the same time. Actually I love this style. I wish my parents could understand me like that. That's all.

Mr. G's parents also took photos of us! check it on my Facebook!